Postingan

Sabar Berbatas, Berbatas Sabar?

Gambar
“Sabar memiliki batasan” Selama ini kita banyak menerima ujaran yang menyapa rungu sedemikian rupa kalimatnya. Seolah itu benar dan kemudian jadilah sebuah perintah dalam otak yang memerintahkan kita untuk bekerja sesuai dengannya. Beberapa orang berlomba mengatakan bahwasannya sebuah kesabaran memiliki batas jika dalam suatu keadaan mereka tengah menghadapi sebuah masalah. Tak jarang kalimat itu menjadi penghalang bagi proses pembersihan jiwa yang seharusnya memiliki “sifat sabar yang teramat luas”. Yang namanya kesabaran, marilah kita pahami secara perlahan terlebih dahulu. Menurut KBBI, sabar memiliki arti berupa sikap tahan dalam menghadapi sebuah cobaan (tidak lekas marah, putus asa, maupun patah hati), tenang, tidak tergesa-gesa, dan tidak terburu nafsu. Dari pengertian menurut KBBI, diketahuilah beragam definisi dari sabar itu sendiri. Daripadanya, aku bercondong terhadap kalimat “tidak terburu nafsu”. Mengapa? Karena menurutku itu sudah cukup menggambark...

On My Period "The Female Zone"

Gambar
Haid adalah siklus alami yang terjadi pada wanita setiap bulannya. Singkatnya, siklus haid diketahui berjalan sekitar 4 minggu, dari awal hari pertama menstruasi dimulai hingga menstruasi berikutnya tiba. Dan, normalnya terjadi menstruasi ini pada kisaran 3-7 hari pada kebanyakan wanita di luaran. Namun melebihi dari itu, dan kurang dari 14 hari masihlah normal. Siklus haid pada wanita menimbulkan beberapa gejala khusus. Terlebih ini semua dikarenakan oleh kadar hormon yang berubah di dalam tubuh wanita. Nah, perubahan inilah yang menyebabkan pengaruh pada kondisi emosional dan fisik. Biasanya terjadi sebelum menstruasi itu datang. Dan gejala inilah yang kemudian kita kenal sebagai “PMS” atau premenstrual syndrome , biasa disebut juga pramenstruasi. Dalam informasi yang pernah saya baca dan tentunya saya sebagai wanita pun mengalaminya sendiri, beberapa diantaranya yang meliputi gejala fisik ialah keadaan tubuh yang gampang lelah, sakit kepala, mengalami kembung, me...

Masih "Bumi Manusia", Nyai Ontosoroh

Gambar
Nyatanya hingga detik ini aku tak pernah benar – benar beralih untuk tidak memikirkan isi dari buku novel karya dari Seorang Pramoedya Ananta Toer itu, Bumi Manusia. Sebuah novel legendaris yang telah dijadikan film garapan dari Hanung Bramantyo itu yang cukup memukai pecinta sastra di Indonesia, terkhusus muda mudi karena pemeran utamanya ialah seorang Iqbaal Ramadhan yang saat itu tenar karena perannya di dalam film Dilan 1990. Sebenarnya isi di dalam novel dengan keserasian filmnya cukup berbeda jauh dan ada beberapa bagian di dalam novel yang tak di ikut sertakan di dalam penggarapan filmnya. Mungkin karena terbatas oleh waktu mengingat juga film tersebut yang sudah terpotong beberapa bagiannya di dalam novel pun telah mencapai waktu pemutaran sekitar 3 jam lamanya. Kalau beberapa hari lalu aku menulis sebuah resensi atas novelnya, maka kali ini aku ingin sedikit mengulas mengenai film Bumi Manusia itu sendiri. Aku menyukai filmnya yang mampu memberikan kesan er...

Resensi Buku : Bumi Manusia

Gambar
Resensi Buku Judul             : Bumi Manusia Karya            : Pramoedya Ananta Toer Penerbit        : Lentera Dipantara ISBN             : 979-97312-3-2 Minke, ialah tokoh utama berjalannya buku Bumi Manusia ini. Seorang rakyat pribumi yang berkesempatan bersekolah di sekolah H.B.S yang kita ketahui dalam sejarah merupakan sekolah pendidikan menengah umum besutan Belanda, Eropa. Yang bersekolah disini pun tak main-main, hanyalah kaum Belanda, Eropa, Tionghoa, dan Elite Pribumi saja. Perjalanan Minke (bukan nama asli) yang rumit pun dimulai dengan teman yang sebenarnya ingin menjatuhkannya (Robert Suurhof) namun dalam keadaan seolah ia adalah teman. Mengantarkan ia akan sebuah pertemuan dengan gadis Indo (Blasteran Pribumi-Belanda) yang tak ubahnya memi...

Dari Pemilu, Untuk Pemilu, dan Bagi Pemilu (Mengulas Berita Harian Berkelanjutan yang Masih Segar dari Empat Hari Lalu)

Gambar
Agaknya ihwal pelanggaran pemilu sudah bukan sesuatu yang memantik diri secara spontanitas menggumamkan “ Hahhh ?” dengan sedikit mulut membuka membentuk huruf “o” dan mata membelak. Hey, sudah mabuk lah orang Indonesia mendapati kasus semacam ini yang sepanjang tahun tak pernah lepas dari pemberitaan. Kiranya sampai kapan hal semacam ini akan berlangsung? Ngeri nya kalau sampai menjadi warisan, hiihhhh . Aku tak begitu suka membahas hal yang berbau politik. Kata Sudjiwo Tedjo orang jangka pendek ialah orang yang suka mengobrolkan politik, yang jangka menengah? Ialah orang yang membicarakan ilmu pengetahuan dan filsafat, kalau manusia jangka panjang? Ialah orang yang suka berbincang perihal cinta. Hihi, apalah arti sebuah label yah kan? Terlepas dari itu, sedikitlah gigiku bergemelutuk gemas ingin membicarakan hal ini dengan bapakku. Tapi sebelum itu, ku pikir menulis pendapatku toh tak akan bermasalah. Dalam portal pemberitaan online di tingkat teratas kubaca ju...

Tak Mau Berkembang, Tak mau Beranjak : "Pentingnya ilmu etika berkomunikasi di lingkup Keluarga"

Gambar
Dalam hidup, kita sebagai makhluk sosial tak akan pernah lepas dari yang namanya berkomunikasi, entah itu individu dengan individu, individu dengan kelompok, dan kelompok dengan kelompok. Itulah yang kemudian dikatakan sebagai interaksi sosial. Di dalam unit terkecil dalam hidup kita sendiri, yakni lingkup keluarga. Pastilah selalu terjalin sebuah komunikasi, baik yang membahas hal sederhana maupun sampai pada hal yang kompleks sehingga berujung pada sebuah pengutaraan argumen dan pandangan masing – masing yang menguatkan gagasannya. Namun ada pula tipe keluarga di luaran sana yang tak menerima masukan dari yang lebih muda. Memang iya? Banyak.. Biasanya keluarga yang seperti ini katakanlah orangtua, seakan menutup telinga dan berpegang teguh pada apa yang dianggapnya benar. Selalu melihat sesuatu hal dengan satu sudut pandang, tak pernah mau mendengarkan dan membuka pikiran atas apa yang menjadi pendapat orang lain. Lalu apakah ini lantas membuat sebuah dampak y...

Too Young for Married Life : "MENIKAH MUDA SENGSARA MUDA?"

Gambar
Mungkin kalian ingat aku pernah menyinggung sedikit mengenai “menikah”. Yah, menikah itu adalah ibadah yang dikatakan sunnah bagi mereka yang mampu dan dalam kondisi khusus hukumnya bisa menjadi berbeda (dilansir dari laman NU online). Dalam sebuah hadits Rasulullah SAW bersabda : “Wahai para pemuda, jika kalian telah mampu, maka menikahlah. Sungguh menikah itu lebih menentramkan mata dan kelamin. Bagi yang belum mampu, maka berpuasalah karena puasa bisa menjadi tameng baginya” (HR. Bukhari No. 4779). Menikah dalam konteks sesungguhnya maka tak akan menjadi masalah atas dasar kesiapan segala aspek yang diperhatikan. Tapi, nyatanya dengan segala hal yang berbau modern ini menikah tak melulu memiliki pertimbangan dan kesiapan yang pas. Padahal menikah itu adalah sesuatu yang “maha” dan perlu kebenaran serta keteguhan kepercayaan atasnya bahwa memang telah siap menghadapi segala konsekuensinya. Aku berada di desa dimana setiap remajanya masih memegang prosentase tin...