Postingan

Menampilkan postingan dengan label Opini Berita

Krisis Iklim Disebabkan Oleh Korupsi?

Pada Hari Kamis, lebih tepatnya tanggal 28 kemarin dalam koran digital tempo mengangkat tema besar berupa krisis iklim dengan hashtag “Muda yang Peduli”. Adapun hal ini menjadi sangat penting sebab dalam kacamata generasi z maupun milenial beranggapan bahwa isu lingkungan selama ini seolah tengah dinomor duakan. Mungkin bagi sebagian orang berita ini akan menjadi hal yang biasa, setelah dikupas tuntas nyatanya banyak menyita pikiran untuk turut memusingkan apa yang terjadi pada alam kita saat ini. Sebelum lebih jauh, bagi orang awam yang masih asing dengan istilah generasi z maka sederhanya dapat diartikan sebagai generasi yang lahir antara tahun 1997-2012. Baiklah, sekarang beralih pada pokok bahasan utama. Salah satu berita utama mengingatkan buku “Dunia Anna” karya Jostein Gaarder. Bagaimana tidak, lead berita membahas ihwal anak kecil berusia 11 tahun yang mulai berinisiatif untuk membuat situs web mengenai informasi krisis iklim. Seperti yang sudah diketahui umum, memanglah i...

Kebangkitan Taliban, Kekuasaan, dan Sudut Pandang Dampak Berkelanjutan

Gambar
Baru-baru ini kabar yang menggemparkan mencuat ke permukaan. Kelompok Taliban telah berhasil menduduki daerah kekuasaan Afghanistan. Dalam hal ini perlu diketahui terlebih dahulu bahwasannya Taliban merupakan gerakan yang didominasi oleh orang-orang Pashtun dan pertama kali ada di pesantren dengan kebanyakan gerakannya dibiayai oleh pihak Arab Saudi yang diketahui biasanya menganut aliran Sunni. Dalam gerakannya ada satu pokok yang menjadi tekad kuat mereka berkuasa, yakni untuk mengembalikan sebuah perdamaian serta rasa aman yang menginduk pada Syariah Islam. Taliban sempat menumbangkan kekuasaan rezim Presiden Burhanuddin Rabbani (Salah satu penentang pendudukan Uni Soviet di Afghanistan). Sekitar tahun 1998 Taliban mampu menguasai 90 persen wilayah dari Afghanistan. Salah satu yang menyebabkan berhasilnya kelompok ini ialah karena masyarakat Afghanistan sendiri yang lelah dengan keadaan korupsi, pelanggaran hukum, dan lain sebagainya sehingga mereka menyambut Taliban...